WAWASAN ALQURAN TENTANG PENDIDIKAN RUHANI
Oleh: Ahmad Abrar Rangkuti, M.A.[1]
A. Pendahuluan
Dalam pandangan Islam manusia tersusun dari
dua unsur, yaitu jasmani dan ruhani. Jasmani adalah bentuk fisik atau lahiriah
manusia – yang sering disebut raga (al-jism). Sedangkan ruhani adalah
hakikat dan substansi manusia yang sering disebut jiwa atau ruh (al-nafs dan
al-ruh). Jiwalah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Dengan
jiwa manusia bisa merasa, berpikir, berkemauan, dan berbuat lebih banyak.
Tegasnya, jiwa itulah yang menjadi hakikat manusia karena sifatnya yang latif,
ruhani, dan rabbani. Keselamatan dan kebahagiaan manusia tergantung
pada keadaan jiwanya. [2]

